Kehabisan Uang Gara-Gara belanja Online
Siapa sih yang gak suka belanja membeli produk - produk terbaru. Barang yang lama udah tidak enak lagi dilihat dan tidak nyaman untuk dipakai. Beli barang baru menyenangkan bukan. Setiap orang suka belanja semakin besar pendapatan semakin besar pula pengeluarannya. Dapat uang langsung teringat semua yang ingin di beli selama ini.
Apalagi tidak perlu repot harus ke toko tinggal klik saja. Pilih toko online yang menjual lebih murah dibanding toko yang lain. Sejauh apapun jarak tempuh menuju ke rumah kita uang cukup ditransfer dan membayar biaya ongkir. Udah itu aja mudahkan..
Semakin sering lihat produk semakin banyak isi keranjang yang mau di order. Terutama wanita paling senang belanja misalkan produk kecantikan tawaranya cantik-cantik semua. Berbagai macam keindahan sampai bingung mau milih yang mana dan semuanya ada jual di sana.
Wahh kalau begini sih jadi giat bekerja apalagi wanita yang sudah merasakan belanja dari hasil keringat sendiri. Bisa beli apapun yang diinginkan tanpa meminta minta sama yang lain. Katanya sih sebelum nikah bisa beli apa yang kita mau nanti beda cerita kalau sudah nikah. Yang akan kita beli adalah perabot rumah tangga, kebutuhan anak dan beban yang lainnya.
Jual beli itu diperbolehkan namun beli barang yang bukan diperlukan boros ya. Beli yang baru sedangkan kita masih ada yang lama masih bagus untuk dipakai. Kalau sudah ada jika ditambah terus sengaja beli yang baru nanti kebanyakan. Seru sih cuma pertanggung jawabannya jadi bikin takut gitu.Kita nanti di hisab akan lama diproses ribet sendiri jadinya.
Sob belanja sekedarnya aja kalau kita punya uangkan bisa ditabung. Beda ya numpuk harta sama nabung. Numpuk harta artinya tidak ada keinginan yang dituju dan alasannya cuma satu yaitu memperbanyak saja. Sedangkan nabung ada tujuan yang ditargetkan seperti beli sepeda,haji, bayar pendidikan dan yang lainnya.
Jangan memantau toko online terus ya nanti kepengen terus bawaannya mau belanja dan belanja. Kalau sudah terbiasa dengan hal demikian maka sebaiknya diubah dari sekarang. Membelanjakan uang yang tidak tampak dan disentuh oleh tangan kerasa belum banyak meskipun transferannya sudah jutaan. Bedanya belanja dengan uang yang tampak kita bawa ke toko jutaan rasanya sudah berlebih-lebihan.
Editor :Esti Maulenni