May Day Fiesta Buruh Tuntut Kesejahteraan
Dengan mencermati bermacam tuntutan tersebut, kaum buruh seolah sedang menyuarakan aspirasinya, bahwa kesulitan hidup yang mereka hadapi, tidak lain buah dari kebijakan pemerintah, yang justru menambah, dan mempersulit persoalan, bahkan menyengsarakan rakyatnya.
Konflik antara pekerja dengan pengusaha, masih menjadi teka-teki sampai saat ini yang belum terpecahkan, dalam sistem ekonomi kapitalisme.
Bukan hanya di Indonesia, di belahan dunia pun, masih menghadapi berbagai tuntutan buruh, dan demonstrasi, termasuk di negara-negara maju, seperti Amerika Serikat, dikabarkan bahwa, pemogokan kerja terjadi sejak tahun 1806, oleh para pekerja Cordwainners.
Sejarah mencatat konflik abadi ini, membuktikan sistem ekonomi kapitalisme, telah gagal dalam mensejahterakan kaum buruh. Dalam kacamata mereka, kaum buruh hanya dipandang sebagai komponen produksi, yang harus ditekan biayanya seminimal mungkin, agar ongkos produksi bisa murah.
Dalam sistem ekonomi kapitalisme, kaum buruh dan pengusaha selalu berlawanan arah. Kaum buruh ingin mendapatkan kesejahteraan, sedangkan pengusaha menginginkan ongkos produksi semurah mungkin, maka selamanya tidak akan pernah bertemu.
Hingga saat ini, berbagai aspirasi yang diperjuangkan kaum buruh, tampaknya tidak kunjung terpenuhi. Terbukti setiap tahunnya kaum buruh menyuarakan aspirasi yang sama, yakni mereka menginginkan kehidupan yang layak, sebagaimana mestinya.
Seharusnya negara berperan menyelesaikan konflik tersebut, bukan sebaliknya pemerintah menunjukkan keberpihakannya pada kepentingan pengusaha korporasi, sehingga mengakibatkan buruh yang selalu dijadikan korbannya.
Dengan demikian, konflik yang berkepanjangan antara kaum buruh dan pengusaha, tidak akan pernah terjadi dalam sejarah peradaban Islam.
Dalam Islam, negara bertanggungjawab mengurus, dan mensejahterakan rakyatnya. Sebab seorang pemimpin akan ditanya tentang kepemimpinan, mengenai urusan rakyatnya, bukan hanya mensejahterakan di dunia saja, tetapi menjaga keselamatan mereka hingga ke akhirat.
Read more info "May Day Fiesta Buruh Tuntut Kesejahteraan" on the next page :
Editor :Esti Maulenni