Kapolda Terjerat Narkoba, Bagaimana Nasib Bangsa?

Diungkapkan Penyuluh Narkoba Ahli Muda Direktorat Advokasi BNN, Eva Fitri Yuanita, S.Pd di acara webinar antisipasi penyalahgunaan narkoba di kalangan mahasiswa yang digelar Vokasi UI bersama BNN, Selasa (31/5/2022).
Tingkat pelajar Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkapkan ada peningkatan prevalensi penyalahgunaan narkoba pada rentang usia 15 sampai 64 tahun, dari 1,80 persen di tahun 2019 menjadi 1,95 persen pada 2021. Remaja hingga mahasiswa masuk dalam kategori tersebut.(inews.id.31/5/2022)
Dampak dari mengonsumsi barang tersebut dapat memberikan efek negatif pada tubuh. Dan tentunya hal ini merugikan tubuh, baik mental maupun fisik. Kerugian pada fisik yaitu, jantung, hemoprosik, traktur urinarius, otak, tulang, pembuluh darah, endorin, kulit, sistem saraf, paru-paru, sistem pencernaan, lalu dapat terinfeksi penyakit menular berbahaya seperti HIV AIDS, Hepatitis, Herpes, TBC, dll. Sedangkan kerugian pada mental bagi kejiwaan antara lain bisa menyebabkan depresi mental, gangguan jiwa berat/psikotik, bunuh diri, hingga melakukan tindak kejahatan, kekerasan dan pengrusakan.
Menurut UU narkotika pasal 1 ayat 1 menyatakan bahwa narkotika merupakan zat buatan atau pun yang berasal dari tanaman yang memberikan efek halusinasi, menurunnya kesadaran, serta menyebabkan kecanduan. Maka dengan dampak yang sangat membahayakan ini perlu diberantas secara tuntas.
Presiden Joko Widodo pun telah menyarankan kepada aparat kepolisian. Bahwa agar merubah gaya hidup, tindakan sewenang-wenang, pelayanan masyarakat, jangan gamang dan cari selamat, bersihkan judi online, dan komunikasi publik harus baik.
Namun, lagi-lagi saran tersebut tidak bisa menekan bahkan memberantas sampai ke akar-akarnya. Mereka justru pintar melakukan di balik tugas dinasnya tersebut. Seperti pidato yang disampaikan Irjen Teddy Minahasa bahwa "kalau ingin kaya janganlah jadi polisi.
Beliau juga menyampaikan jangan bermain-main dalam menggunakan jabatannya, jangan gegabah dan jangan pamrih dalam menggunakan jabatannya."Miris pidato yang beliau sampaikan ini, justru seperti senjata makan tuan.
Read more info "Kapolda Terjerat Narkoba, Bagaimana Nasib Bangsa?" on the next page :
Editor :Esti Maulenni